KAI Siapkan Modernisasi Perlintasan Kereta, 40 Flyover Akan Dibangun

redaksi

Fajarnews.co, PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana mempercepat peningkatan keselamatan di perlintasan kereta api dengan membangun 40 jalan layang (flyover) di sejumlah titik strategis. Program ini diperkirakan membutuhkan investasi sekitar Rp1,2 triliun.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, mengatakan pembangunan flyover menjadi salah satu solusi utama untuk mengurangi risiko kecelakaan di perlintasan sebidang yang selama ini masih menjadi tantangan dalam operasional perkeretaapian nasional.

Menurutnya, selain pembangunan infrastruktur fisik, KAI juga telah memetakan kebutuhan operasional jangka panjang. Perusahaan memperkirakan biaya operasional mencapai Rp700 miliar per tahun untuk mendukung pengamanan dan pengawasan perlintasan.

Saat ini, masih terdapat banyak perlintasan yang memerlukan peningkatan standar keselamatan. Dari total lokasi yang dievaluasi, sebanyak 40 titik diprioritaskan untuk pembangunan flyover, sedangkan lebih dari 1.600 titik lainnya akan diperkuat dengan pemasangan portal dan sistem pengamanan tambahan.

KAI juga menyoroti pentingnya keberadaan petugas penjaga perlintasan. Untuk mengawasi ribuan titik yang menjadi fokus peningkatan keselamatan, perusahaan memperkirakan membutuhkan lebih dari 8.000 personel dengan dukungan anggaran operasional yang signifikan setiap tahunnya.

Langkah ini diharapkan dapat menekan angka kecelakaan, memperlancar perjalanan kereta api, serta mengurangi potensi kemacetan yang kerap terjadi di perlintasan sebidang. Program tersebut menjadi bagian dari upaya modernisasi transportasi kereta api sekaligus peningkatan layanan bagi masyarakat.

Dengan pembangunan flyover dan penguatan sistem pengamanan, KAI menargetkan terciptanya perjalanan yang lebih aman baik bagi pengguna kereta api maupun masyarakat yang melintas di sekitar jalur rel.

Related Post

Tinggalkan komentar