Warga Bangka Barat Diserang Buaya di Kolong Eks Tambang, Polisi Imbau Waspada

redaksi

Fajarnews.co,Bangka Barat, Babel (ANTARA) — Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, mengingatkan warga untuk mewaspadai serangan buaya yang kerap muncul di sekitar permukiman, setelah seorang warga diserang di Desa Sekarbiru, Parittiga, Selasa (10/2).

Korban, Karmin (49), sedang berjalan di pinggir “kolong”kolam bekas tambang timah sekitar pukul 03.00 WIB, ketika buaya tiba-tiba menyerang dan menggigit kakinya. Beruntung, Karmin berhasil melepaskan diri dengan memukul buaya menggunakan kayu sebelum memanggil pertolongan. Ia langsung dievakuasi ke Puskesmas Sekarbiru dan kini telah kembali ke rumah.

Kejadian ini menyoroti potensi buaya memasuki wilayah permukiman dari kolong bekas tambang. Polres Bangka Barat telah mengambil langkah antisipasi, termasuk pemetaan lokasi rawan, pemasangan spanduk peringatan, dan koordinasi dengan warga.

Kapolres Pradana menekankan pentingnya kerjasama antara masyarakat dan aparat. Pihaknya mendorong pemerintah desa bekerja sama dengan BKSDA dan Dinas Lingkungan Hidup untuk menangkap dan memindahkan buaya ke penangkaran. Satpolair dan jajaran Polsek juga diminta rutin memantau perairan dan kolong eks tambang dekat permukiman.

“Keselamatan warga menjadi prioritas. Warga diminta menghindari aktivitas di kolong pada malam hari dan segera melapor jika menemukan buaya atau satwa liar berbahaya,” kata Pradana.

Related Post

Tinggalkan komentar