Hari Ketiga Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Perluas Penyisiran ke Utara Anak Krakatau

redaksi

Fajarnews.co, Operasi pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda memasuki hari ketiga, Kamis (10/9/2026). Tim SAR gabungan memperluas wilayah penyisiran dengan mengarahkan pencarian ke sisi utara kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK).

Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan, pencarian sebelumnya difokuskan di sisi selatan Gunung Anak Krakatau. Area tersebut telah disisir hingga radius sekitar 20 nautical mile (NM) dari titik tengah Anak Krakatau.

Setelah wilayah selatan dinilai telah terjangkau secara maksimal, tim kini mengembangkan pencarian ke arah utara. Perubahan strategi ini dilakukan berdasarkan analisis kondisi perairan, terutama pergerakan arus, arah angin, serta pergeseran gelombang.

“Untuk besok, mungkin kita akan memperluas ke sisi utara sesuai dengan perhitungan arus dan pergeseran ombaknya, angin seperti itu,” ujar Al Amrad di Pandeglang, Kamis.

Penyisiran dilakukan dengan tetap mempertimbangkan kondisi sekitar Gunung Anak Krakatau yang saat ini masih menunjukkan aktivitas vulkanik. Tim SAR gabungan terus menyesuaikan pola pencarian dengan dinamika cuaca dan kondisi laut agar operasi dapat berlangsung secara efektif.

Pada hari ketiga ini, petugas gabungan kembali melakukan persiapan sebelum bergerak ke area pencarian yang telah ditentukan. Perluasan wilayah diharapkan dapat membuka peluang ditemukannya rombongan jurnalis yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Operasi pencarian melibatkan unsur SAR gabungan dengan koordinasi berdasarkan perkembangan situasi di lapangan. Tim juga terus melakukan evaluasi terhadap area yang telah disisir dan menentukan sektor berikutnya berdasarkan perhitungan kondisi laut.

Pencarian terhadap rombongan jurnalis tersebut menjadi perhatian karena berlangsung di sekitar perairan Selat Sunda, kawasan yang berdekatan dengan Gunung Anak Krakatau yang tengah mengalami aktivitas erupsi.

Tim SAR memastikan upaya pencarian terus dilakukan dengan mengoptimalkan strategi berdasarkan kondisi alam dan hasil evaluasi operasi dari hari ke hari.

Related Post

Tinggalkan komentar