Fajarnews.co, Kutai Kartanegara – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan JMS (Trembesi) Blok D.61, Desa Muara Leka, Kecamatan Muara Muntai, Kutai Kartanegara, Selasa (18/8/2026).
Kebakaran melanda area kebun sawit dan lahan semak belukar. Luasan lahan yang terdampak dalam laporan di lapangan diperkirakan sekitar 0,3 hektare, sementara area yang sempat terbakar dilaporkan mencapai sekitar 3 hektare.
Peristiwa tersebut diketahui setelah Babinsa Koramil Muara Muntai, Serma Slamet Riyanto, menerima informasi dari pihak JMS terkait munculnya api di kawasan tersebut.
Mendapat laporan itu, Serma Slamet Riyanto langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta petugas pemadam kebakaran. Upaya pemadaman kemudian dilakukan bersama-sama dengan melibatkan personel gabungan dan masyarakat.
Sebanyak 21 orang terlibat dalam proses pemadaman, terdiri dari tiga personel Manggala Agni, satu personel Koramil Muara Muntai, empat warga, serta 13 anggota JMS.
Pemadaman dilakukan menggunakan satu unit mobil pemadam Manggala Agni dan satu unit alkon damkar. Api akhirnya berhasil dikendalikan sehingga tidak kembali meluas.
“Api sudah berhasil dipadamkan dan kondisi di lokasi aman serta terkendali,” demikian laporan petugas di lapangan.
Tidak ada korban jiwa maupun kerugian personel dalam kejadian tersebut. Namun, lahan sekitar 0,3 hektare yang terdiri dari kebun sawit dan semak belukar dilaporkan habis terbakar.
Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Polsek Muara Muntai. Kondisi cuaca yang panas, angin kencang, serta permukaan lahan yang kering diduga menjadi faktor yang mempercepat penyebaran api.
Petugas juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Warga diminta memahami risiko serta konsekuensi hukum yang dapat dikenakan apabila pembakaran lahan dilakukan tanpa memperhatikan ketentuan yang berlaku.
Pemantauan terhadap kondisi di sekitar lokasi kebakaran juga terus dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.



