BGN Fokus Perluas Dapur MBG di Indonesia Timur untuk Percepat Pemerataan Gizi

redaksi

Fajarnews.co, Badan Gizi Nasional (BGN) menargetkan percepatan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah wilayah Indonesia Timur, khususnya Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Maluku. Langkah ini dilakukan untuk memperluas jangkauan layanan gizi di daerah yang masih menghadapi berbagai tantangan.

Kepala BGN, Sudaryono, mengatakan pengembangan dapur MBG di kawasan tersebut menjadi salah satu prioritas pemerintah. Penentuan lokasi pembangunan dilakukan berdasarkan pemetaan kebutuhan masyarakat serta kondisi wilayah, sehingga daerah yang dinilai paling mendesak dapat memperoleh layanan lebih dahulu.

Menurutnya, pemerataan fasilitas MBG di Indonesia Timur masih terus diupayakan. Pemerintah menyadari masih terdapat wilayah yang membutuhkan peningkatan akses terhadap program pemenuhan gizi, terutama daerah dengan angka stunting yang relatif tinggi.

Selain memperluas jumlah dapur MBG, BGN juga menyusun strategi penyaluran makanan bergizi bagi anak-anak yang tinggal di daerah terpencil maupun kawasan dengan situasi keamanan yang menantang. Sejumlah skema distribusi telah diuji coba melalui kerja sama dengan TNI dan Polri, termasuk memanfaatkan fasilitas umum sebagai titik penyaluran.

BGN menegaskan bahwa seluruh anak Indonesia berhak memperoleh akses yang sama terhadap program peningkatan gizi, tanpa memandang lokasi tempat tinggal. Karena itu, pemerintah berkomitmen memperluas cakupan layanan hingga menjangkau wilayah yang selama ini sulit diakses.

Melalui penguatan infrastruktur dapur MBG di berbagai daerah prioritas, pemerintah berharap program pemenuhan gizi dapat berjalan lebih merata sekaligus mendukung upaya menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan anak di seluruh Indonesia.

Related Post

Tinggalkan komentar