Fajarnews.co, Kutai Kartanegara, Sabtu (13/06/2026) – Kepulangan mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rita Widyasari, ke Tenggarong menjadi momen penuh haru. Di balik sambutan hangat masyarakat yang menyambut kedatangannya, Rita mengaku memiliki kerinduan mendalam untuk kembali berkumpul dengan keluarga yang selama bertahun-tahun tidak dapat ditemuinya.
Rita mengatakan, setelah lama berada jauh dari kampung halaman, hal pertama yang ingin dilakukannya bukanlah berbicara mengenai aktivitas politik ataupun rencana ke depan. Ia memilih memprioritaskan keluarga dan orang-orang terdekat yang selama ini terpisah oleh keadaan.
“Saya ingin menemui keluarga dan berziarah ke makam keluarga. Dalam kurun waktu sembilan tahun terakhir, banyak anggota keluarga yang meninggal dan saya tidak sempat hadir,” ujarnya.
Menurutnya, banyak peristiwa penting dalam keluarga yang terlewatkan selama hampir satu dekade terakhir. Sejumlah kerabat dari pihak ayah maupun ibunya telah berpulang tanpa sempat ia temui atau antarkan ke peristirahatan terakhir.
Bahkan, Rita mengaku masih menerima kabar duka keluarga sesaat setelah tiba di Kalimantan Timur.
“Dari pihak ibu maupun pihak ayah, banyak yang sudah tiada. Bahkan tadi saat tiba di bandara saya baru mengetahui beberapa kabar dari keluarga,” ungkapnya.
Rita menuturkan, selama ini komunikasi dengan sebagian keluarga besar juga tidak berjalan sebagaimana mestinya. Kondisi tersebut membuat hubungan yang sebelumnya dekat menjadi terputus oleh waktu dan keadaan.
Karena itu, kepulangannya ke Kukar kali ini ingin dimanfaatkan untuk menyambung kembali tali silaturahmi yang sempat terputus serta mengenang anggota keluarga yang telah mendahuluinya.
“Selama ini saya memang terputus komunikasi dengan banyak keluarga karena keadaan yang saya alami,” katanya.
Ia menegaskan, untuk sementara waktu dirinya ingin menikmati kebersamaan dengan keluarga dan kerabat di kampung halaman. Baginya, momen tersebut jauh lebih penting setelah sekian lama tidak dapat dirasakan secara utuh.
“Sementara ini saya ingin di sini dulu, melihat-lihat situasi, bertemu keluarga, dan menikmati waktu bersama orang-orang yang selama ini tidak bisa saya temui,” tutupnya.



