20 Ribu Motor Disiapkan, Pemerintah Gas Pol Program Makan Bergizi ke Daerah Terpencil

redaksi

Fajarnews.co, Jakarta – Pemerintah terus mematangkan strategi agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) bisa menjangkau hingga pelosok negeri. Salah satu langkah konkret yang disiapkan adalah pengadaan puluhan ribu sepeda motor untuk operasional petugas di lapangan.

Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa sekitar 21.801 unit motor telah direalisasikan dari total rencana 25 ribu unit. Kendaraan ini akan digunakan oleh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), terutama di wilayah dengan akses transportasi terbatas.

“Motor ini diprioritaskan untuk daerah-daerah sulit dijangkau, agar distribusi program berjalan lancar,” ujar Dadan di Istana Kepresidenan, Rabu (8/4).

Menurutnya, tantangan utama program MBG bukan hanya pada penyediaan makanan bergizi, tetapi juga memastikan distribusinya bisa menembus desa-desa terpencil yang sulit diakses kendaraan besar.

“Banyak wilayah yang hanya bisa dijangkau dengan sepeda motor. Karena itu, kendaraan ini menjadi kunci,” jelasnya.

Motor-motor tersebut akan difungsikan sebagai penunjang operasional SPPG dalam menyalurkan bantuan makanan ke masyarakat yang membutuhkan.

Meski jumlahnya besar, Dadan memastikan tidak ada penambahan pengadaan motor untuk tahun ini. Fokus pemerintah saat ini adalah menyelesaikan distribusi unit yang sudah tersedia.

Ia juga menegaskan bahwa kendaraan tersebut belum dibagikan secara resmi. Saat ini, seluruh unit masih dalam proses administrasi sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum dapat digunakan.

Pengadaan motor ini sendiri mulai direalisasikan secara bertahap sejak Desember 2025.

Penjelasan ini sekaligus merespons beredarnya video di media sosial yang menampilkan motor berlogo BGN. Dadan memastikan kendaraan tersebut memang bagian dari program pemerintah, namun belum didistribusikan ke petugas.

Dengan dukungan armada ini, pemerintah berharap program MBG di era Presiden Prabowo Subianto bisa menjangkau lebih luas—bahkan hingga wilayah yang selama ini sulit tersentuh layanan.

Related Post

Tinggalkan komentar