Fajarnews.co,Jakarta- Aksi seorang pria yang viral karena berjoget di area dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai sorotan publik. Video yang beredar menunjukkan pria tersebut menari di dalam fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), bahkan tanpa perlengkapan pelindung diri (APD) yang semestinya wajib digunakan di lingkungan dapur.
Kontroversi semakin memanas setelah pria itu mengklaim menerima insentif hingga Rp6 juta per hari dari pemerintah, yang memicu reaksi keras dari berbagai pihak.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S. Deyang, menyampaikan kekecewaannya atas perilaku mitra tersebut. Ia menegaskan bahwa tindakan itu tidak mencerminkan standar profesional yang diharapkan dalam pelaksanaan program pemenuhan gizi nasional.
Setelah dilakukan pemeriksaan, dapur SPPG milik pria tersebut diketahui tidak memenuhi ketentuan teknis, termasuk kesalahan tata letak dan sistem pengolahan limbah yang tidak sesuai standar. Akibatnya, operasional dapur tersebut untuk sementara dihentikan.
Selain pembekuan, pihak Badan Gizi Nasional juga telah memberikan teguran keras melalui tim pengawasan di lapangan.
Diketahui, pria tersebut memiliki total tujuh titik dapur SPPG. Namun, baru satu yang sempat beroperasi, sementara enam lainnya masih dalam tahap persiapan dan akan diawasi secara ketat sebelum diizinkan berjalan.
Nanik menegaskan bahwa program MBG bukanlah ajang bisnis semata, melainkan bagian dari upaya strategis untuk meningkatkan kualitas gizi dan kecerdasan generasi muda Indonesia.



