Fajarnews.co, Kukar,Antaranews – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berencana membangun klaster industri perikanan modern di pesisir Kecamatan, Kabupaten Kutai Kartanegara, sebagai upaya memanfaatkan potensi kelautan sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
Wakil Gubernur Seno Aji menyebut Muara Badak memiliki potensi besar sebagai lumbung perikanan, dengan produksi kerang dara hingga 3.800 ton, serta komoditas udang, bandeng, kepiting, dan rumput laut yang mencapai puluhan ribu ton per tahun.
Di wilayah ini, terdapat 1.179 nelayan dan 353 pengolah produk perikanan seperti kerupuk, abon, dan cemilan ikan, yang dapat dioptimalkan melalui pembangunan industri modern. Setiap Koperasi Merah Putih juga akan dilengkapi cold storage untuk menjaga kualitas hasil tangkapan agar tidak cepat rusak.
Seno Aji menekankan program ini selaras dengan prioritas Pemprov Kaltim dalam pemberdayaan masyarakat dan peningkatan SDM melalui pendidikan gratis S1–S3 bagi 120 ribu mahasiswa asal Kaltim, serta berbagai program sosial lain seperti umroh, insentif marbot masjid, dan rumah layak huni.
Langkah ini diharapkan menjadikan Muara Badak sebagai pusat produksi perikanan unggulan sekaligus mendorong ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat pesisir.



