Fajarnews.co,Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Minggu (22/2) dini hari. Air dilaporkan mencapai ketinggian sekitar 1,5 meter dan merendam permukiman warga di beberapa kecamatan sehingga proses evakuasi harus segera dilakukan oleh petugas bersama relawan.
Pemerintah daerah melalui tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Probolinggo bergerak cepat mengevakuasi warga yang terdampak ke lokasi yang lebih aman. Banjir dilaporkan terjadi di lima kecamatan, yakni Krejengan, Kraksaan, Besuk, Gading, serta Kecamatan Kotaanyar, khususnya di Desa Tambak Ukir yang menjadi salah satu titik dengan genangan cukup tinggi.
Kepala pelaksana BPBD setempat, Oemar Sjarief, menyebutkan bahwa peristiwa ini dipicu oleh jebolnya tanggul di pinggiran sungai. Air yang meluap kemudian masuk ke permukiman warga dan menyebabkan rumah-rumah terendam sejak dini hari.
Selain melakukan evakuasi, petugas juga terus memantau kondisi debit air dan memastikan keselamatan warga. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat yang berada di wilayah rawan banjir agar tetap waspada terhadap kemungkinan genangan susulan, terutama jika curah hujan masih tinggi.



