Fajarnews.co,Kutai Kartanegara – PT REA Kaltim Plantations menyerahkan secara simbolis enam unit kendaraan roda empat sebagai implementasi Program Kegiatan Usaha Produktif bagi Desa Long Beleh Modang dan Kembang Janggut. Kegiatan seremonial tersebut berlangsung di Pendopo Odah Etam, Rabu (11/02/2026).
Presiden Direktur PT REA Kaltim Plantations, Luuk, menjelaskan bahwa program ini merupakan solusi bagi desa-desa yang tidak lagi memiliki ketersediaan lahan plasma untuk memenuhi kewajiban 20 persen kemitraan.
“Program ini merupakan salah satu solusi untuk membantu desa-desa yang tidak memiliki cukup lahan plasma. Kita mengetahui bahwa di beberapa wilayah, ketersediaan lahan untuk plasma sudah sangat terbatas,” ujarnya.
Ia menegaskan, meskipun menggunakan skema alternatif, hak masyarakat tetap harus setara dengan pola plasma biasa. Dalam kerja sama tersebut, masa kemitraan ditetapkan selama 25 tahun dengan estimasi nilai sekitar Rp30 juta per hektare.
Enam unit kendaraan yang diserahkan tersebut nantinya akan dirental oleh perusahaan. Hasil sewa kendaraan inilah yang kemudian dikonversikan menjadi pendapatan bagi koperasi desa sebagai wadah resmi masyarakat penerima manfaat.
“Target dari kerja sama ini adalah agar masyarakat tetap bisa mendapatkan hak plasma dengan nilai dan produk yang sama. Mudah-mudahan program ini dapat berjalan sukses serta mendapat persetujuan dari BPN,” jelasnya.
Ia menambahkan, program ini menjadi tahap awal yang dilaksanakan di Kecamatan Kembang Janggut dan sekitarnya. Ke depan, sistem serupa akan diterapkan di wilayah lain yang mengalami keterbatasan lahan plasma, seperti Kecamatan Tabang.
Dengan pelaksanaan program ini, perusahaan berharap masyarakat tetap memperoleh manfaat ekonomi dari aktivitas perkebunan, meskipun tidak lagi tersedia lahan untuk pembangunan kebun plasma secara langsung.



