Kutai Kartanegara – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara (Kukar) tengah mematangkan persiapan pelaksanaan salah satu program dedikasi dalam Kukar Idaman Terbaik, yakni RT-Ku Terbaik. Program ini disiapkan untuk memperkuat peran rukun tetangga (RT) sebagai ujung tombak pelayanan dan pembangunan di tingkat masyarakat.
Kepala DPMD Kukar, Arianto, mengatakan saat ini pihaknya fokus menyusun Peraturan Bupati (Perbub) yang menjadi dasar pelaksanaan program RT-Ku Terbaik. Penyusunan regulasi tersebut telah melalui tahapan uji publik dengan melibatkan berbagai pihak.
“Sekarang kita masih dalam tahap persiapan, salah satunya menyusun Perbub RT-Ku Terbaik. Terakhir kita sudah melaksanakan uji publik dan menerima sejumlah saran serta masukan,” ujarnya, Sabtu (27/12/2025).
Ia menjelaskan, seluruh masukan yang dinilai mendukung perbaikan program akan diakomodasi dan dimasukkan ke dalam materi Perbub. Peraturan tersebut nantinya akan mengatur secara menyeluruh, mulai dari tahapan perjalanan program, mekanisme pelaksanaan, hingga sistem penilaian dan evaluasi.
“Masukan-masukan yang relevan kita terima, lalu kita input ke dalam materi Perbub, sehingga pelaksanaan RT-Ku Terbaik ini benar-benar terarah dan memiliki pedoman yang jelas,” jelasnya.
Selain Perbub RT-Ku Terbaik, DPMD Kukar juga menyiapkan Perbub Pendampingan sebagai tindak lanjut dari arahan Bupati dan Wakil Bupati Kukar. Skema pendampingan ini akan dijalankan melalui program Pendekar Idaman.
“Pendampingan tetap menjadi bagian penting. Namanya Pendekar Idaman, dan itu juga kita siapkan Perbub tersendiri. Jadi ada dua Perbub yang kita persiapkan untuk mendukung program RT-Ku Terbaik,” katanya.
Arianto menyebutkan, Perbub Pendekar Idaman akan mengatur mekanisme pendampingan serta pembentukan tim ad-hoc yang bertugas mendampingi RT selama pelaksanaan program. Tim ini diharapkan mampu memberikan penguatan, pembinaan, dan memastikan program berjalan sesuai tujuan.
Dengan adanya dua regulasi tersebut, DPMD Kukar berharap pelaksanaan RT-Ku Terbaik dapat berjalan optimal dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan serta pemberdayaan masyarakat di tingkat RT.



