Fajarnews.co, Bupati Kutai Kartanegara melaksanakan kegiatan penanaman bibit padi organik bersama Bumdes Bauntung Batuah di areal persawahan seluas 100 hektare di Desa Jembayan Tengah. Program ini merupakan bagian dari CSR/PPM PT MHU dan BAZNAS Tahun 2025.
Penanaman ini dilakukan sebagai langkah awal pengembangan pertanian organik berskala besar yang diharapkan menjadi penggerak ekonomi baru bagi petani lokal. Lahan seluas 100 hektare tersebut disiapkan untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperluas pasokan beras organik dari Kukar.
Dalam kesempatan itu, Bupati menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program pemberdayaan yang dilakukan secara kolaboratif.
“Hari ini kita meresmikan beberapa aktivitas perekonomian yang berhubungan dengan pertanian dan peternakan, yang dilaksanakan PT MHU, Pemkab Kukar dan BAZNAS,” ujarnya, Selasa (02/12/2025).
Ia menjelaskan bahwa penanaman serentak ini menjadi agenda penutup dari seluruh rangkaian kegiatan di Desa Jembayan Tengah.
“Dan ini terakhir penanaman serentak terkait padi organik,” ucapnya.
Bupati berharap gerakan pertanian organik ini membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi petani.
“Kita berharap aktivitas-aktivitas ini membawa dampak positif bagi perekonomian warga masyarakat,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas pihak dalam menjalankan program pembangunan daerah.
“Ini bagian dari konsep pentahelix, dalam upaya Kukar Idaman Terbaik,” tambahnya. (jnl)



