Fajarnews.co, PSSI mulai menjalankan proses naturalisasi terhadap dua pemain keturunan yang diproyeksikan memperkuat Timnas Indonesia dalam jangka panjang. Langkah ini menjadi bagian dari strategi regenerasi skuad nasional menuju berbagai agenda internasional hingga 2030.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan bahwa dua pemain yang sedang diproses adalah Mitchell Baker dan Luke Vickery.
Keduanya saat ini telah bergabung dalam program pemantauan dan latihan bersama tim nasional sebagai bagian dari proses adaptasi sebelum berpotensi memperkuat Indonesia di level internasional.
Menurut Erick, langkah naturalisasi bukan hanya untuk kebutuhan jangka pendek, tetapi juga sebagai upaya menjaga kesinambungan kualitas skuad nasional ketika sejumlah pemain senior memasuki usia akhir karier.
PSSI menilai regenerasi harus dipersiapkan sejak dini agar Timnas Indonesia tetap kompetitif dalam berbagai turnamen regional maupun internasional pada tahun-tahun mendatang.
Mitchell Baker diketahui bermain sebagai penyerang bersama Vermont Green FC, sementara Luke Vickery beroperasi di sektor sayap dan saat ini memperkuat Macarthur FC.
Meski terus membuka peluang bagi pemain diaspora, PSSI menegaskan pengembangan talenta lokal tetap menjadi prioritas utama.
Erick menyebut berbagai kompetisi usia muda seperti Elite Pro Academy dan Piala Soeratin terus diperkuat untuk mencetak pemain berkualitas dari dalam negeri.
Menurutnya, kombinasi antara pembinaan lokal dan kehadiran pemain keturunan menjadi strategi yang dapat mempercepat peningkatan kualitas Timnas Indonesia.
Saat ini proses naturalisasi masih harus melalui sejumlah tahapan administrasi, termasuk persetujuan pemerintah dan DPR sebelum kedua pemain resmi memperoleh status sebagai warga negara Indonesia.
Jika seluruh proses berjalan lancar, Baker dan Vickery berpeluang menjadi tambahan amunisi baru bagi Timnas Indonesia dalam berbagai kelompok usia maupun tim senior.



