Pengawasan Takjil di Kukar Utamakan Edukasi dan Kepercayaan

redaksi

Fajarnews.co,Kutai Kartanegara – Dinas Kesehatan Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan bahwa pengawasan pangan di Bazar Ramadan bukanlah bentuk penghakiman terhadap pedagang, melainkan upaya pembinaan berkelanjutan demi menjamin keamanan konsumsi masyarakat.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kukar, Budy Setiawan, menyampaikan apresiasi kepada Kepala Balai Besar POM Samarinda beserta jajaran yang telah bersinergi dalam kegiatan pengawasan tersebut.

“Kami dari Dinas Kesehatan sangat berterima kasih kepada Pak Agung dan rekan-rekan semua atas kolaborasi ini,” ujarnya, Kamis (26/02/2026).

Menurut Budy, pengawasan yang dilakukan di pusat jajanan takjil bertujuan memberikan rasa aman, baik bagi pedagang maupun masyarakat yang membeli.

“Ini bukan bentuk penghakiman, Pak. Tapi ini adalah bentuk pembinaan keberlanjutan sehingga tidak ada rasa was-was lagi, baik itu yang berbelanja maupun yang pedagang.” jelasnya.

Ia menekankan bahwa pendekatan yang dilakukan lebih mengedepankan edukasi dan pendampingan. Dengan adanya pengawasan rutin selama Ramadan, diharapkan kualitas dan keamanan pangan tetap terjaga.

Dinkes Kukar berharap para pedagang dapat menerima kegiatan ini sebagai upaya bersama untuk meningkatkan standar keamanan pangan, sekaligus membangun kepercayaan konsumen selama bulan suci.

Melalui kolaborasi lintas instansi, pemerintah daerah ingin memastikan seluruh masyarakat dapat menikmati hidangan berbuka puasa dengan aman, nyaman, dan tanpa kekhawatiran.

Related Post

Tinggalkan komentar