Fajarnews.co, Kutai Kartanegara – Ketua Komisi IV DPRD Kukar Muhammad Andi Faisal menilai organisasi kepemudaan memiliki peran besar dalam menyiapkan generasi muda menghadapi era globalisasi. Ia mengapresiasi kegiatan diskusi publik yang digelar pemuda dan berharap momentum seperti ini berlangsung secara rutin dan lebih terarah.
Menurutnya, forum diskusi tidak boleh berhenti pada wacana, tetapi harus menjadi ruang untuk menentukan arah pembangunan daerah, terutama terkait peningkatan SDM.
“Diskusi ini harusnya berkelanjutan. Nanti kita lebih spesifik lagi supaya kita punya arah,” ujarnya, Senin (1/12/2025).
Andi Faisal juga mengajak masyarakat meninggalkan narasi-narasi lama yang dianggap tidak produktif, seperti merasa terjajah oleh keadaan atau pihak tertentu. Ia menilai sentimen tersebut hanya menghambat pola pikir pembangunan.
“Tinggalkan bahasa-bahasa itu. Kita pikirkan bagaimana merubah pendidikan dan SDM kita menjadi lebih baik,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa Kukar harus menyiapkan generasi muda yang mampu menghadapi tantangan global, termasuk perubahan ekonomi, teknologi, dan dinamika geopolitik internasional.
Menurutnya, kesiapan SDM adalah faktor yang membuat masyarakat mampu bertahan dan bersaing di tengah perubahan besar yang terjadi.
“Kalau SDM kita sudah siap, insya Allah kita akan mampu menghadapi apa pun,” pungkasnya. (jnl)



