Fajarnews.co, Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menyiapkan langkah khusus untuk menangani 175 rekening dormant atau tidak aktif yang menyebabkan sebagian penerima Beasiswa Kukar Idaman tahap II belum mendapatkan transfer beasiswa. Hal ini disampaikan Kabag Kesra Setkab Kukar, Dendy Irwan Fahreza, dan Kabid Perbendaharaan BPKAD Kukar, Siti Nurwidiyawati, dalam keterangan resminya.
Dendy menjelaskan bahwa pihaknya segera menerbitkan surat pemberitahuan resmi dan mengunggahnya melalui website dan kanal informasi Pemkab Kukar. Surat tersebut akan mencantumkan PIC yang dapat dihubungi oleh mahasiswa atau pelajar penerima beasiswa yang dananya belum masuk akibat rekening dormant.
“Silakan berkoordinasi dengan PIC yang ditetapkan. Jika posisi penerima berada di luar kota, rekening baru dapat dibuka terlebih dahulu, sedangkan pengaktifannya dilakukan saat mereka kembali,” katanya.
Ia menegaskan bahwa dana beasiswa tetap dapat masuk ke rekening yang sudah dibuka, namun pencairannya hanya bisa dilakukan setelah rekening aktif secara fisik.
Dendy juga mengingatkan bahwa penanganan rekening dormant harus menyesuaikan siklus pengelolaan keuangan daerah.
“Jangan sampai melewati batas terakhir tanggal 25 Desember,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pemerintah akan mengevaluasi regulasi beasiswa, termasuk masukan dari dinamika aksi mahasiswa tahun ini. Evaluasi tersebut juga mencakup kemungkinan penyesuaian kebijakan agar penentuan penerima dapat lebih berbasis data prasejahtera.
Sementara itu, Kabid Perbendaharaan BPKAD Kukar, Siti Nurwidiyawati, menjelaskan bahwa dari sisi keuangan, dana untuk rekening dormant sebenarnya sudah keluar dari Kas Daerah.
“Uangnya sudah masuk sistem. Namun penerima tidak bisa mengambil sebelum mereka mengaktifkan rekening secara langsung di bank. Secara sistem bisa aktif, tapi secara fisik tetap harus datang ke bank,” ujarnya.
Ia menyebut tidak ada batas waktu khusus untuk aktivasi, namun menganjurkan agar dilakukan secepat mungkin, mengingat rekening yang tidak aktif selama tiga bulan akan otomatis berstatus dormant.
Berdasarkan laporan Bank Kaltimtara, dari total 4.015 rekening penerima, 175 di antaranya dinyatakan dormant, sementara sisanya telah tersalurkan sepenuhnya. (jnl)



