Fajarnews.co, Kutai Kartanegara – Pemerintah Desa Teluk Bingkai kini mulai menerapkan sistem digital dalam pengelolaan keuangan desa. Semua transaksi dilakukan secara non-tunai melalui aplikasi resmi pemerintah untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas publik.
Kepala Desa Teluk Bingkai, Saimansyah, menyebut bahwa penggunaan sistem digital merupakan kebijakan nasional yang wajib diikuti oleh seluruh pemerintah desa. Di Teluk Bingkai, sistem ini telah berjalan dengan baik dan diawasi oleh berbagai lembaga pengawasan keuangan.
“Kami menggunakan aplikasi Siskeudes. Semua transaksi sekarang non-tunai dan langsung terpantau oleh Inspektorat, BPK, Kejaksaan, hingga KPK. Jadi semua transparan dan tidak bisa dimanipulasi,” jelasnya, Rabu (29/10/2025).
Menurutnya, digitalisasi keuangan membuat aparatur desa lebih disiplin dan efisien dalam menjalankan program. Proses pencairan, pelaporan, dan audit pun menjadi lebih cepat dan akurat dibandingkan sebelumnya.
Selain digitalisasi, Pemdes Teluk Bingkai juga menaruh perhatian pada peningkatan layanan kesehatan. Kini setiap desa di wilayah Kenohan, termasuk Teluk Bingkai, telah memiliki tenaga kesehatan seperti bidan, perawat, serta Pos Bantuan (Pusban).
“Kami berterima kasih kepada Pemkab Kukar yang telah memberikan dukungan tenaga kesehatan di desa. Sekarang masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dasar lebih mudah,” katanya.
Pemerintah desa juga menyalurkan anggaran untuk honor tenaga kesehatan agar keberlanjutan layanan dapat terjamin. Upaya ini sekaligus memperkuat sistem pelayanan dasar masyarakat di tingkat desa.
Selain layanan kesehatan, Saimansyah berharap penerapan sistem digital bisa diperluas pada bidang administrasi kependudukan, pelayanan surat, dan data desa. Dengan demikian, pelayanan masyarakat bisa lebih cepat dan efisien.
“Ke depan kami ingin pelayanan administrasi juga berbasis digital. Jadi warga tidak perlu menunggu lama, semua bisa terdata dan dilayani lebih cepat,” ujarnya.
Ia menilai, inovasi di tingkat desa sangat penting untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin Teluk Bingkai menjadi contoh desa yang maju, tertib, dan transparan,” tutupnya. (zln)



