Akses Jalan Jadi Kunci Penggerak Ekonomi Desa Muhuran

redaksi

Fajarnews.co, Kutai Kartanegara – Infrastruktur jalan menjadi persoalan paling mendesak di Desa Muhuran. Hingga saat ini, belum ada akses permanen yang menghubungkan desa dengan wilayah sekitar. Kondisi ini menyulitkan mobilitas warga dan menghambat perkembangan ekonomi desa.

Sekretaris Desa Muhuran Kasdiannor yang mewakili Kepala Desa Akhmad Nur mengatakan jalan merupakan kunci penggerak ekonomi masyarakat.

“Mobil susah masuk ke Muhuran. Kalau ada kendaraan mau masuk saja sudah susah. Ini yang paling penting untuk kami,” ujarnya, Minggu (19/10/2025).

Ketiadaan jalan permanen membuat masyarakat kesulitan mengangkut hasil panen dan hasil tangkapan ikan. Akibatnya, harga jual di tingkat petani dan nelayan rendah karena biaya distribusi tinggi.

Dampak lainnya, potensi wisata dan investasi desa juga tertahan. Tidak ada pelaku usaha atau pengunjung yang mudah menjangkau wilayah desa.

“Kalau akses jalan ada, orang bisa datang. Produk kita juga bisa keluar,” katanya.

Kondisi ini juga berdampak pada anak-anak sekolah. Bus bantuan dari pemerintah tidak bisa disimpan di desa. Anak-anak harus berjalan ke pinggir jalan darurat untuk naik bus.

“Kalau jalannya sudah bagus, kami bisa bangun halte dan anak-anak bisa langsung naik bus di desa,” ujarnya.

Pemerintah desa mengaku sudah beberapa kali menyampaikan persoalan ini ke pemerintah kabupaten. Namun pembangunan jalan ke Muhuran belum mendapat prioritas.

“Kami sudah sampaikan, tapi belum ada tindak lanjut besar,” ujarnya.

Warga berharap pembangunan jalan bisa segera diwujudkan. Akses jalan dinilai akan membuka banyak peluang ekonomi, memperlancar transportasi, dan mendukung sektor pendidikan serta layanan publik.

“Kalau jalan sudah ada, desa kami bisa berkembang. Pertanian dan perikanan bisa tumbuh. Anak-anak juga lebih mudah ke sekolah,” tegasnya.

Pemerintah desa menginginkan perhatian dari semua pihak, terutama pemerintah daerah. Akses jalan dianggap bukan sekadar infrastruktur, tapi penentu masa depan Muhuran. (zln)

Related Post

Tinggalkan komentar