Semangat Swasembada Pangan Menggema dari Kutai Kartanegara

redaksi

Rembug Utama Komunitas Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Tingkat Nasional resmi dibuka di halaman Kantor Bupati Kutai Kartanegara pada Sabtu (20/9)

Fajarnews.co, Kutai Kartanegara – Lantunan musik tradisi dan semangat kebersamaan menyambut pembukaan Rembug Utama Komunitas Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Tingkat Nasional Tahun 2025 di halaman Kantor Bupati Kutai Kartanegara, Sabtu (20/09/2025). Dengan mengusung tema “Transformasi Teknologi dalam Mendukung Swasembada Pangan”, acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus momentum penting bagi petani dan nelayan dari berbagai daerah.

Momentum tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kukar, sebab daerah yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan Kalimantan Timur itu ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan Rembug dan Expo KTNA Nasional ke-54. Berbagai tokoh hadir, mulai dari Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, Ketua Umum KTNA Nasional Yadi Sofyan Noor, hingga perwakilan KTNA se-Indonesia.

Dalam sambutannya, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menegaskan peran strategis pertanian Kukar.

“Kabupaten Kutai Kartanegara memegang 46 persen persawahan Kalimantan Timur dan menyumbang hampir setengah produksi gabah di provinsi ini. Kami berkomitmen menjadi penopang pangan, termasuk bagi Ibu Kota Nusantara,” ujarnya.

Ia menambahkan, forum ini diharapkan menjadi ajang tukar informasi, transfer teknologi, dan kolaborasi antarpetani dan nelayan.

Senada dengan itu, Ketua Umum KTNA Nasional Yadi Sofyan Noor menekankan pentingnya forum ini sebagai wadah berbagi pengalaman. Menurutnya, transformasi teknologi menjadi kunci peningkatan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani dan nelayan.

“Rembug ini akan menjadi contoh pelaksanaan KTNA ke depan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menyebut bahwa pertanian dan perikanan merupakan sektor vital ekonomi daerah.

“Rembug KTNA memberi kesempatan untuk mempromosikan produk pertanian dan perikanan Kalimantan Timur. Lebih dari itu, forum ini juga mendukung swasembada pangan nasional,” ungkapnya.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang hadir secara daring pun memberikan arahan. Ia menegaskan, swasembada pangan adalah gagasan besar Presiden Prabowo yang akan dijalankan intensif. Berbagai langkah strategis, mulai dari perluasan areal tanam, optimalisasi lahan rawa, hingga distribusi benih dan pupuk, akan dilakukan demi memperkuat ketahanan pangan nasional.

Selain rangkaian sambutan, pembukaan acara juga diramaikan dengan tarian Bebaya Kutai Kartanegara, menyanyikan lagu kebangsaan, hingga pemukulan kentongan sebagai tanda dimulainya Rembug KTNA ke-54. Kehadiran budaya Erau Adat Kutai yang berlangsung bersamaan menambah warna tersendiri bagi para tamu dari luar daerah.

Bupati Aulia Rahman dalam wawancara usai acara kembali menegaskan bahwa Kukar akan terus mendorong hilirisasi hasil pertanian.

“Hulunya sudah kuat, saatnya kita dorong ke hilir agar harga lebih terjaga dan memberi dampak positif bagi perekonomian daerah,” katanya.

Edi Damansyah, Ketua KTNA Kukar, menambahkan bahwa rembug adalah tradisi penting dalam menjaga konsistensi kebijakan dan pengembangan SDM pertanian. Ia juga menyinggung kembali peran forum pencapir (pendengar, pembaca, dan pemirsa) yang efektif untuk menampung aspirasi masyarakat.

Kemeriahan dan semangat gotong royong yang terpancar dari pembukaan Rembug Utama KTNA Nasional ini menjadi penanda awal rangkaian diskusi, pameran, hingga panen raya yang akan digelar. Kutai Kartanegara bukan hanya menjadi tuan rumah, tetapi juga teladan bagi daerah lain dalam menghidupkan kembali gairah pertanian dan perikanan Indonesia.

Related Post

Tinggalkan komentar