Fajarnews.co, Upaya pencarian korban KM Virgo Transport 8 yang terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa, terus diperkuat. Basarnas mengerahkan 12 penyelam tambahan untuk membantu pencarian di bawah laut, sembari menunggu keputusan terkait operasi pengangkatan bangkai kapal (salvage).
Dilansir dari CNN Indonesia, Direktur Operasional Basarnas, Laksma TNI Yudhi Bramantyo, menyampaikan bahwa tambahan personel tersebut telah diberangkatkan menuju Banjarmasin pada Sabtu (19/9). Tim terdiri dari satu kelompok Basarnas Special Group dan satu tim Jaya Dragon, yang seluruhnya telah bergabung di satu kapal.
Penambahan penyelam dilakukan untuk memperkuat operasi bawah air yang sebelumnya telah dikerjakan oleh personel TNI Angkatan Laut. Basarnas berharap kehadiran tim tambahan dapat membantu memaksimalkan pencarian korban yang masih belum ditemukan.
Pencarian tersebut tetap dilaksanakan sambil menunggu keputusan tim salvage yang dikoordinasikan oleh pemilik kapal. Operasi SAR sendiri telah diperpanjang selama tujuh hari berikutnya setelah memasuki hari ketujuh pada Sabtu malam.
Berdasarkan laporan Basarnas hingga Sabtu (19/9) pukul 21.00 Wita, sebanyak 117 korban telah ditemukan, dengan rincian 108 orang selamat dan sembilan orang meninggal dunia. Sementara itu, 126 orang lainnya masih dalam pencarian dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes kapal.
Pada hari ketujuh operasi, tim gabungan belum menemukan korban tambahan.
KM Virgo Transport 8 sebelumnya berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada 12 September 2026. Kapal dilaporkan mengalami cuaca buruk dan hilang kontak sekitar pukul 02.00 Wita pada 13 September. Pada hari yang sama, kapal ditemukan dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa.
Tim gabungan kini terus berupaya memperluas dan mengoptimalkan pencarian, terutama di area bawah laut, untuk menemukan para korban yang masih dinyatakan hilang



