Fajarnews.co, Moto3 Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring menjadi kesempatan bagi Veda Ega Pratama untuk kembali menunjukkan performa terbaiknya. Meski baru mengalami insiden pada seri Belanda, pembalap Honda Team Asia itu memiliki rekam jejak positif di lintasan yang akan menjadi tuan rumah balapan akhir pekan ini.
Sachsenring menyimpan kenangan spesial bagi rider asal Gunungkidul tersebut. Pada ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025, Veda sukses mencatatkan kemenangan dramatis yang menjadi salah satu pencapaian terbaik dalam karier juniornya.
Saat itu, Veda memulai balapan kedua dari posisi ketujuh. Selepas start, ia langsung merangsek ke barisan depan dan sempat mengambil alih pimpinan lomba pada lap-lap awal.
Persaingan ketat membuat posisinya beberapa kali berubah. Veda bahkan sempat tercecer hingga peringkat ke-12 di pertengahan balapan. Namun, ia menunjukkan mental pantang menyerah dengan perlahan memperbaiki posisi dan kembali masuk ke kelompok terdepan menjelang akhir lomba.
Empat lap sebelum finis, Veda berhasil kembali bersaing memperebutkan posisi pertama. Situasi balapan berubah setelah dua rivalnya mengalami kecelakaan pada lap-lap penutup, membuka jalan bagi pembalap Indonesia itu untuk mengamankan kemenangan di Sachsenring.
Selepas menyentuh garis finis, Veda mencuri perhatian lewat selebrasi unik berupa tarian “aura farming” di atas motornya. Perayaan tersebut saat itu tengah menjadi tren di media sosial dan semakin membuat kemenangan Veda dikenang para penggemar balap.
Memasuki Moto3 Jerman 2026, pengalaman manis tersebut diharapkan dapat menjadi suntikan motivasi bagi Veda. Dengan karakter sirkuit yang sudah dikenalnya, pembalap berusia 17 tahun itu berpeluang bangkit dan kembali bersaing memperebutkan poin penting setelah gagal menyelesaikan balapan pada seri sebelumnya di Belanda.
Akhir pekan di Sachsenring pun menjadi momentum penting bagi Veda Ega untuk membuktikan kemampuannya di level Moto3 sekaligus melanjutkan tren positif yang pernah ia ukir di lintasan legendaris Jerman tersebut.



