Fajarnews.co, Tim gabungan Koops TNI Habema berhasil mengevakuasi jenazah pilot pesawat PT AMA Air PK-RCY, Nicholas F. Goselin, yang menjadi korban dalam insiden penyerangan dan pembakaran pesawat di Bandara Ipdeheik, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Evakuasi dilakukan melalui operasi khusus yang menggabungkan pengamanan wilayah dan misi pencarian serta penyelamatan (SAR). Fokus utama operasi adalah menguasai area bandara agar proses evakuasi korban dapat berlangsung aman sekaligus membuka akses bagi bantuan ke lokasi kejadian.
Sebanyak 10 personel Koops TNI Habema diterjunkan dalam operasi tersebut dengan dukungan dua helikopter Caracal. Seluruh rangkaian evakuasi dilakukan secara cepat dan terkoordinasi mengingat medan pegunungan yang sulit dijangkau.
Wakil Panglima Koops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia menegaskan aparat akan terus mengutamakan keselamatan masyarakat, mengamankan lokasi kejadian, serta mendukung proses penegakan hukum terhadap pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.
Sebelumnya, pesawat perintis PT AMA Air dengan registrasi PK-RCY dilaporkan dibakar oleh kelompok bersenjata saat berada di Bandara Ipdeheik pada Kamis (2/7). Dalam kejadian itu, pilot berkewarganegaraan Amerika Serikat, Nicholas F. Goselin, dinyatakan meninggal dunia.
Proses evakuasi menghadapi tantangan besar karena lokasi kejadian berada di kawasan pegunungan dengan ketinggian sekitar 2.292 meter di atas permukaan laut. Selain tidak tersedianya akses transportasi darat, kondisi cuaca yang berubah-ubah turut mempersulit mobilisasi personel dan peralatan menuju lokasi.
Aparat menyebut investigasi atas peristiwa tersebut masih terus berlangsung. Selain mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian, petugas juga meningkatkan pengamanan di wilayah sekitar untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama proses penyelidikan berlangsung.



