Fajarnews.co, – Persaingan industri otomotif Indonesia semakin ketat dengan meningkatnya performa merek-merek mobil asal China yang mulai menyaingi dominasi pabrikan Jepang di pasar domestik.
Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) periode April 2026, dua merek asal China yakni BYD dan Jaecoo berhasil masuk daftar 10 besar penjualan mobil nasional.
BYD mencatat distribusi sebanyak 4.625 unit dan menempati posisi kelima, sementara Jaecoo membukukan 3.219 unit dan berada di jajaran tujuh besar pasar otomotif Indonesia.
Capaian tersebut menandai semakin kuatnya penetrasi merek otomotif China di tengah pasar yang selama ini didominasi merek Jepang. Bahkan dalam periode yang sama, beberapa merek Jepang mengalami perlambatan penjualan, termasuk Honda yang turun ke posisi sembilan dengan 2.363 unit.
Meski demikian, Toyota masih mempertahankan posisi puncak dengan penjualan 25.686 unit, disusul Daihatsu di posisi kedua dengan 13.399 unit.
Di posisi berikutnya, Suzuki mencatat 7.160 unit, sementara Mitsubishi Motors membukukan 5.183 unit. Untuk segmen kendaraan niaga, Mitsubishi Fuso dan Isuzu masing-masing mencatat 3.569 unit dan 2.469 unit.
Masuknya merek China ke jajaran atas penjualan menunjukkan perubahan peta persaingan otomotif di Indonesia, terutama di segmen kendaraan elektrifikasi dan teknologi baru yang kini semakin diminati konsumen.



