Fajarnews.co,Bandung — Kecelakaan beruntun terjadi di ruas Tol Cipularang KM 93 arah Jakarta pada Kamis (5/3) sekitar pukul 20.18 WIB. Insiden tersebut melibatkan sekitar 10 kendaraan dan sempat menyebabkan arus lalu lintas di lokasi tidak dapat dilalui untuk sementara waktu.
Kanit Laka Satlantas Polres Purwakarta, AKP Ryan Herisandi, menjelaskan kecelakaan bermula saat sebuah truk trailer Hino bernomor polisi B-9367-UEL melaju dari arah Bandung menuju Jakarta melalui lajur satu. Saat tiba di lokasi kejadian, terdapat antrean kendaraan akibat sebuah dump truck yang mengalami gangguan.
Diduga pengemudi truk Hino tidak sempat mengantisipasi antrean kendaraan di jalan yang memiliki kontur lurus dan menurun tersebut. Truk kemudian menabrak sejumlah kendaraan yang tengah melambat dalam antrean, sehingga memicu kecelakaan beruntun.
Akibat peristiwa tersebut, dua orang dilaporkan meninggal dunia, dua orang mengalami luka berat, dan enam orang lainnya mengalami luka ringan. Seluruh kendaraan yang terlibat juga mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi.
Polisi menduga kecelakaan dipicu oleh kegagalan fungsi pengereman pada truk trailer Hino tersebut. Meski demikian, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Selain truk trailer Hino, kendaraan yang terlibat antara lain sebuah pikap, truk tronton box, mobil Toyota Rush, Daihatsu Sigra, Hiace, Toyota Raize, Mazda Biante, serta Toyota Agya.
Dua korban meninggal dunia diketahui merupakan penumpang mobil pikap B-9718-VAF, yakni Wisnu Nugroho (30) asal Tangerang Selatan dan Muhamad Reza (29) asal Depok. Sementara korban luka berat adalah pengemudi pikap Eman Wahyudi (35) asal Bogor serta pengemudi Toyota Agya Toto Sukanto (73) asal Bandung.
Enam korban lainnya mengalami luka ringan, termasuk beberapa penumpang kendaraan keluarga serta seorang balita. Seluruh korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Abdul Rozak untuk mendapatkan perawatan medis.
Petugas kepolisian bersama pihak operator jalan tol juga melakukan proses evakuasi kendaraan dari lokasi kejadian. Menurut keterangan operator tol PT Jasa Marga, satu lajur jalan sudah dapat dilalui kembali sekitar pukul 20.59 WIB. Selanjutnya pada pukul 21.43 WIB, dua lajur telah kembali dibuka untuk pengguna jalan.
Pihak Jasa Marga menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna jalan atas gangguan lalu lintas yang terjadi selama proses penanganan dan evakuasi kecelakaan berlangsung.



