Fajarnews.co,Kutai Kartanegara – Usulan pembangunan sektor infrastruktur mendominasi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tenggarong dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Camat Tenggarong, Sukono, mengungkapkan bahwa dari total 1.438 usulan, sektor infrastruktur yang ditangani Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) mencatat jumlah tertinggi, yakni 386 usulan.
“Usulan terbanyak itu berada di Dinas Perkim, berjumlah 386 usulan, dan mayoritas berkaitan dengan kebutuhan jalan di kawasan permukiman,” ujarnya, Kamis (05/02/2026).
Ia menambahkan, meskipun kondisi infrastruktur di Kecamatan Tenggarong dinilai cukup baik, masih terdapat sejumlah ruas jalan permukiman yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
“Dari sekitar 300 sekian kilometer jalan yang ada, masih tersisa kurang lebih 40 kilometer yang belum tertangani. Ini bagian dari upaya pemerataan pembangunan,” jelasnya.
Menurutnya, tingginya usulan infrastruktur menunjukkan masih besarnya kebutuhan masyarakat terhadap akses jalan yang layak dan mendukung aktivitas sehari-hari.
Dalam Musrenbang tersebut juga disampaikan perkembangan penginputan usulan ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
“Untuk sementara ini sudah sekitar 369 usulan yang kita upload ke SIPD, dan akan terus kita lanjutkan sampai semuanya masuk sesuai nomor urut,” katanya.
Selain pembangunan fisik, Sukono juga menekankan pentingnya menjaga fasilitas publik yang telah dibangun, khususnya taman kota di wilayah Tenggarong.
Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mengabaikan taman-taman lama ketika pemerintah membangun taman baru, terutama dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan.
“Harapan kami, taman kota ini dijaga bersama. Jangan sampai taman baru dibangun, tapi taman lama diabaikan, karena taman adalah ruang rehat masyarakat setiap hari,” pungkasnya.



