Aksi Damai Masyarakat Adat di Polres Kukar, Suarakan Keadilan dan Penghormatan Adat

redaksi

Aksi damai masyarakat adat di depan Polres Kutai Kartanegara.

Fajarnews.co, Kutai Kartanegara – Ratusan masyarakat adat dari berbagai organisasi di Kalimantan Timur menggelar aksi damai di depan Markas Kepolisian Resor (Polres) Kutai Kartanegara, Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Timbau, Tenggarong, Senin (25/8/2025) pagi.

Aksi yang dipimpin Koordinator Lapangan Thomas Fasenga ini dimulai sekitar pukul 08.50 Wita. Massa menyuarakan aspirasi terkait dugaan arogansi aparat, kriminalisasi masyarakat adat dalam konflik agraria, serta mendesak pencopotan Kapolres Kukar dari jabatannya. Mereka juga menuntut mutasi sejumlah pejabat Polres dan menolak perpanjangan izin perusahaan yang dianggap merugikan masyarakat adat.

Dalam orasi yang disampaikan bergantian, para tokoh adat menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan perjuangan untuk melindungi tanah leluhur.

“Kami hadir di sini untuk memperjuangkan tanah leluhur kami. Polisi jangan hanya hadir untuk korporat, tapi juga untuk rakyat. Kami menuntut agar Kapolres Kukar meminta maaf dan dikenakan denda adat,” tegas salah satu orator aksi.

Sekitar pukul 11.00 Wita, massa diterima langsung oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kaltim Viktor Juang, Anggota DPD RI Dr. Yulianus Henock Sumual, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, serta Kapolres Kukar.

Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro menyampaikan apresiasi atas jalannya aksi yang tertib serta menegaskan komitmen kepolisian menindaklanjuti aspirasi masyarakat.

“Kami telah mendengarkan seluruh keluhan masyarakat. Percayalah, kami akan mengambil langkah-langkah bijak dalam penyelesaian permasalahan ini,” ujarnya.

Senator asal Kaltim, Dr. Yulianus Henock Sumual, juga menegaskan sikapnya untuk terus memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Saya akan selalu memperjuangkan hak-hak masyarakat hingga ke tingkat pusat. Apa yang disampaikan Kapolda menjadi angin segar, mari kita kawal bersama agar permasalahan ini benar-benar ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DAD Kaltim Viktor Juang mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban.

“Semua aspirasi sudah kita sampaikan kepada Kapolda. Mari bersama-sama menjaga kondusifitas, dan percayalah bahwa permasalahan ini akan ditindaklanjuti sesuai hukum dan adat,” jelasnya.

Setelah mendengar langsung penyampaian dari Kapolda Kaltim, Ketua DAD Kaltim, Anggota DPD RI, Bupati Kukar, dan Kapolres Kukar, massa akhirnya membubarkan diri sekitar pukul 12.40 Wita. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar