Fajarnews.co – IPB University menyoroti bahaya hipertensi sebagai penyebab kematian utama yang sering tidak disadari. Dr. Christy Efiyanti menjelaskan bahwa tekanan darah tinggi menyebabkan berbagai komplikasi seperti gagal jantung dan stroke.
Berdasarkan data WHO, sekitar 1,28 miliar orang di dunia mengidap hipertensi, dan hampir separuh tidak menyadari kondisinya. Di Indonesia, hipertensi menempati urutan keempat penyebab kematian tertinggi menurut SKI 2023.
“Jika hipertensi tidak ditangani, kerusakan pembuluh darah bisa terjadi dan berisiko serangan jantung,” ujar dr. Christy. Plak akibat kerusakan pembuluh darah dapat menyumbat aliran darah ke jantung.
WHO memperkirakan bahwa 46% penderita hipertensi di dunia tidak menyadari kondisinya. Hipertensi juga dapat menyebabkan pembesaran otot jantung dan mengganggu irama jantung.
Selain itu, dr. Meutia Gebrina menjelaskan, “Seseorang dinyatakan hipertensi bila tekanan darah ≥140/90 mmHg dalam dua pengukuran dengan jeda 5 menit.” Pemeriksaan rutin sangat penting dilakukan.
Gaya hidup sehat menjadi kunci utama mencegah hipertensi. Konsumsi makanan rendah garam, olahraga rutin, dan menjaga berat badan adalah langkah awal yang dianjurkan oleh pakar.
Kemenkes dan CDC juga menyarankan untuk berhenti merokok, menghindari alkohol berlebihan, dan tidur cukup untuk menjaga tekanan darah tetap normal. Stres kronis harus dikelola dengan baik.
Pemeriksaan kesehatan berkala juga penting terutama bagi mereka dengan riwayat hipertensi keluarga. “Medical check up berkala sangat dianjurkan,” kata Christy.
Sumber : https://health.kompas.com/read/25G04160000668/hipertensi-disebut-sebagai-silent-killer-ketahui-ini-cara-mencegahnya-
Penulis : Arnelya NL



