Pemkot Tangsel Tangani Bau Kimia Pascakebakaran Gudang Pestisida

redaksi

Fajarnews.co,Tangerang Selatan CNN Indonesia – Pemerintah Kota Tangerang Selatan bergerak cepat merespons keluhan warga terkait aroma kimia yang masih tercium pascakebakaran gudang pestisida di kawasan Setu. Bau menyengat dilaporkan tercium hingga ke sejumlah titik di sekitar aliran Sungai Cisadane.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tangsel, TB Asep Nurdin, menyampaikan bahwa tim dari Dinas Lingkungan Hidup telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Hasil sementara menunjukkan bau diduga berasal dari sisa material bahan kimia yang terbakar dan kini masih mengalami proses penguraian di tanah maupun air.

“Proses stabilisasi zat kimia memang belum sepenuhnya selesai, sehingga di beberapa titik bau masih tercium,” ujarnya, Sabtu (14/2/2026).

Sebagai langkah darurat, Pemkot bersama instansi terkait melakukan penaburan karbon aktif di aliran Sungai Jaletreng untuk mengikat residu kimia dan mencegah partikel berbahaya terbawa arus air, terutama saat hujan turun. Upaya ini dilakukan sembari menunggu hasil uji laboratorium lanjutan guna memastikan tingkat keamanan lingkungan.

Meski belum ada laporan medis yang menunjukkan dampak kesehatan serius, warga yang tinggal di sekitar lokasi tetap diminta membatasi aktivitas di area terdampak dan menggunakan masker saat berada di luar rumah. Pemerintah juga membuka layanan pemeriksaan kesehatan di puskesmas dan posko siaga untuk mengantisipasi keluhan seperti pusing, mual, atau iritasi saluran pernapasan.

Terkait potensi pencemaran biota air, masyarakat kembali diimbau tidak mengonsumsi ikan dari wilayah terdampak hingga kualitas air dinyatakan aman. Pengawasan kualitas air dan pemantauan kesehatan warga disebut akan terus dilakukan secara berkala.

Sebelumnya, kebakaran gudang penyimpanan bahan berbahaya dan beracun (B3) di Setu memicu kepulan asap pekat dan bau kimia yang kuat. Sejumlah warga terlihat mengenakan masker atau menutup hidung saat melintas di sekitar lokasi.

Pemkot memastikan evaluasi menyeluruh masih berlangsung dan langkah lanjutan akan ditentukan berdasarkan rekomendasi teknis dari hasil pemeriksaan lingkungan.

Related Post

Tinggalkan komentar