Pedagang Usulkan Pangkalan Ojol di Pasar Tangga Arung demi Tertib Lalu Lintas

redaksi

Perwakilan Forum Pedagang Pasar Tangga Arung, Iscyah. Foto/Fajarnews.co/Jainal

Fajarnews.co, Kutai Kartanegara – Forum Pedagang Pasar Tangga Arung mendorong penataan layanan transportasi daring di kawasan pasar dengan mengusulkan penyediaan pangkalan khusus ojek online (ojol). Usulan tersebut memanfaatkan lokasi bekas pembuangan sampah di sekitar Pasar Tangga Arung agar aktivitas lalu lintas tetap tertib dan tidak mengganggu pengunjung.

Perwakilan Forum Pedagang Pasar Tangga Arung, Iscyah, mengatakan keberadaan pangkalan ojol menjadi kebutuhan seiring kesiapan pasar yang dijadwalkan mulai beroperasi dan diresmikan pada awal 2026. Ia menilai intensitas kunjungan masyarakat ke pasar akan meningkat signifikan.

Menurutnya, peningkatan jumlah pengunjung akan berbanding lurus dengan permintaan layanan transportasi daring. Tanpa penataan yang jelas, potensi penumpukan kendaraan dan parkir sembarangan bisa terjadi di sekitar area pasar.

“Tadi juga ada diskusi dengan kepala dinas terkait usulan-usulan dari para pedagang. Usulan yang lebih dulu disampaikan kebetulan dari kawan-kawan OJOL. Kemungkinan nanti orderan akan melimpah dan tingkat penjemputan meningkat karena masyarakat membutuhkan layanan online,” ujar Iscyah, Jumat (19/12/2025).

Ia mengungkapkan, respons dari kepala dinas dan kepala bidang terkait cukup positif. Bahkan, lokasi bekas tempat pembuangan sampah yang sebelumnya sempat menuai protes warga dinilai lebih bermanfaat jika difungsikan sebagai area tunggu atau basecamp ojol.

“Untuk ojol, kami mungkin akan meminta untuk bersurat. Sudah ada lampu hijau dari kepala dinas dan juga kabid untuk menempati bekas tempat sampah tersebut. Ketimbang kosong, lebih baik dimanfaatkan agar tertib, tidak mengganggu lalu lintas dan tidak parkir sembarangan,” jelasnya.

Iscyah menambahkan, usulan tersebut sejauh ini baru disampaikan secara lisan dan akan ditindaklanjuti melalui surat resmi yang direncanakan ditembuskan kepada Bupati Kutai Kartanegara dan Sekretaris Daerah.

Selain itu, ia juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara atas pelaksanaan pengundian 703 lapak Pasar Tangga Arung yang berlangsung tertib, aman, dan kondusif.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kukar yang sudah memfasilitasi. Pengundian berjalan dengan tertib, aman, dan damai. Meski sempat membludak, semuanya tetap terkondisikan dengan baik,” tuturnya.

Lebih lanjut, Iscyah mengajak masyarakat untuk meramaikan Pasar Tangga Arung dengan berbelanja di pasar tersebut sebagai bagian dari upaya menggerakkan roda perekonomian daerah. Ia juga mengimbau para pedagang agar menjaga kebersihan, keamanan, dan kerapian pasar, serta tidak melakukan praktik penyewaan lapak maupun monopoli penjualan tanpa sepengetahuan dinas terkait, khususnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan (jnl)

Related Post

Tinggalkan komentar