Aulia dan Rendi Resmikan Masjid serta Evaluasi Program RT di Muara Jawa

redaksi

Kegiatan lapangan di Kecamatan Muara Jawa pada Sabtu (22/11) oleh Pemkab Kukar (Ist)

Fajarnews.co, Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menggelar rangkaian kegiatan lapangan di Kecamatan Muara Jawa pada Sabtu, 22 November 2025. Bupati dr. Aulia Rahman Basri bersama Wakil Bupati Rendi Solihin memimpin langsung kunjungan tersebut sebagai bagian dari agenda menyapa warga di wilayah pesisir Kukar. Kehadiran keduanya disambut masyarakat setempat yang mengikuti sejumlah kegiatan yang telah dijadwalkan.

Dalam agenda tersebut, Aulia menjelaskan bahwa pihaknya datang untuk bersilaturahmi sekaligus memantau berbagai kegiatan pelayanan masyarakat. Ia menyebut kegiatan olahraga seperti jalan santai dan senam zumba, serta layanan kesehatan berupa pemeriksaan gratis dan aksi donor darah, menjadi bagian dari rangkaian HUT Korpri dan Ikatan Perawat Indonesia. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan tingginya antusiasme terhadap pelayanan publik.

Selain kegiatan kesehatan dan olahraga, rombongan pemerintah daerah juga melakukan pertemuan dengan para Ketua Rukun Tetangga se-Muara Jawa. Pertemuan itu dimanfaatkan untuk mengevaluasi pelaksanaan program pembangunan berbasis RT melalui skema bantuan keuangan Rp50 juta per RT. Evaluasi tersebut menjadi wadah penyampaian masukan langsung dari perwakilan warga terkait efektivitas program di lapangan.

Di hari yang sama, Bupati dan Wabup turut meresmikan Masjid Besar Darussalam Muara Jawa yang menjadi salah satu ikon keagamaan di kecamatan tersebut. Setelah peresmian, rombongan juga berkunjung ke Pondok Pesantren Daarul Qur’an Wattarbiyyah. Di lokasi itu dilakukan peletakan batu pertama pembangunan perpustakaan dan galeri kitab, fasilitas baru yang akan mendukung para santri penghafal Al-Qur’an.

Aulia menyampaikan bahwa kunjungan kali ini memiliki makna tersendiri karena baru pertama kalinya ia dan Wakil Bupati dapat hadir bersamaan di Muara Jawa. Ia menilai momen tersebut penting sebagai bentuk kedekatan pemerintah daerah dengan masyarakat. Kehadiran langsung pimpinan daerah, katanya, diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan mempercepat penyelesaian berbagai kebutuhan warga.

Related Post

Tinggalkan komentar