Kades Ali Muhammad Akui Minim SDM Jadi Tantangan Utama di Desa Sari Nadi

redaksi

Desa Sari Nadi

Fajarnews.co, Kutai Kartanegara – Kepala Desa Sari Nadi, Kecamatan Kota Bangun Darat, Ali Muhammad, mengakui bahwa keterbatasan sumber daya manusia (SDM) menjadi kendala utama dalam menggerakkan pembangunan desa. Kurangnya tenaga lokal yang memiliki kemampuan dan komitmen dinilai membuat sejumlah program desa berjalan lambat.

Menurut Ali Muhammad, masalah utama saat ini bukan hanya pada dana atau fasilitas, melainkan pada kualitas dan ketersediaan SDM yang mampu mengabdi bagi desa. Pemerintah desa masih kesulitan mencari orang yang bisa dipercaya untuk memegang tanggung jawab penting dalam organisasi desa.

“Selama ini kami masih kerepotan mencari SDM yang betul-betul bisa mengabdi untuk desa. Anak-anak muda sekarang, terutama laki-laki, kurang responsif dan kurang kreatif,” ujarnya, Kamis (23/10/2025).

Kepala desa menilai, kondisi tersebut berdampak langsung pada pengelolaan lembaga ekonomi desa seperti Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Koperasi Merah Putih. Keterbatasan tenaga berpengalaman menyebabkan lembaga-lembaga itu belum bisa beroperasi maksimal.

“Kita coba untuk gerakkan SDM agar bisa masuk dalam struktur organisasi BUMDes, tapi kenyataannya sulit. Mau pakai PNS juga tidak bisa, karena bisa mengganggu tugas mereka,” jelasnya.

Ali Muhammad menambahkan, pihaknya sudah berupaya mendorong pemuda melalui kegiatan karang taruna dan pelatihan fintech, namun minat generasi muda masih rendah.

“Kita coba ajak ikut kegiatan pelatihan, tapi banyak yang menolak karena dianggap merepotkan,” katanya.

Menurutnya, jika SDM di desa bisa ditingkatkan, maka banyak sektor lain juga akan ikut berkembang. “Kalau SDM-nya bagus, yang lain pasti bisa berjalan lebih baik juga,” tegasnya.

Untuk itu, pemerintah desa berharap ada dukungan dari kecamatan dan dinas terkait untuk membantu pengembangan kapasitas masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, pelatihan, dan pendampingan kewirausahaan.

“Harapan saya dari kecamatan dan kabupaten bisa membantu mendampingi pembinaan SDM di Sari Nadi. Tanpa dukungan mereka, sulit bagi kami untuk maju lebih cepat,” pungkasnya. (zln)

Related Post

Tinggalkan komentar