Fajarnews.co, Kutai Kartanegara – Pemerintah Desa Muhuran menetapkan ketahanan pangan sebagai program prioritas tahun ini. Program ini sesuai dengan kondisi wilayah dan mata pencaharian warga yang bergantung pada pertanian dan perikanan.
Sekretaris Desa Muhuran, Kasdiannor, menyebut ketahanan pangan menjadi dasar penggerak ekonomi desa.
“Program kami jelas. Ketahanan pangan dan perikanan jadi fokus utama,” ujarnya, Minggu (19/10/2025).
Pemerintah desa memilih tidak mengikuti tren usaha yang tidak cocok dengan kondisi wilayah. Salah satunya usaha ayam petelur yang berkembang di desa lain. “Kalau tidak cocok, tidak bisa dipaksa. Kami harus sesuaikan dengan kondisi desa,” katanya.
Program pangan difokuskan pada peningkatan hasil pertanian dan perikanan. Pemerintah desa mendorong warga mengelola lahan dan kolam secara lebih produktif.
“Pertanian dan perikanan sudah jadi kegiatan utama masyarakat. Kami perkuat sektor itu supaya hasilnya meningkat,” ujarnya.
Kondisi lahan menjadi tantangan utama. Setiap tahun, banjir sering merendam sawah dan menyebabkan gagal panen.
“Kalau banjir datang, sawah terendam. Tapi masyarakat tetap bertahan. Habis gagal panen, tanam lagi,” katanya.
Warga tetap memilih bertahan di sektor pangan karena sudah terbiasa dengan kondisi alam setempat. Pemerintah desa berupaya membantu dengan perencanaan dan pendampingan.
“Kalau pangan kuat, ekonomi masyarakat ikut bergerak. Itu yang kami kejar,” tegasnya.
Pemerintah desa berharap ada dukungan infrastruktur dan teknis dari pemerintah daerah. Dukungan ini dinilai penting untuk memperkuat ketahanan pangan dan menggerakkan ekonomi Desa Muhuran. (zln)



