Desa Sangkuliman Rintis Wisata Berbasis Lokal, Butuh Fasilitas Penunjang

redaksi

Potensi Wisata Lokal Desa Sangkuliman

Fajarnews.co, Kutai Kartanegara – Desa Sangkuliman, Kecamatan Kota Bangun, terus mengembangkan potensi wisata berbasis kearifan lokal, Rabu (01/10/2025). Kepala Desa Suhaimi mengatakan bahwa masyarakat desa ingin wisata menjadi salah satu sektor unggulan yang mampu menggerakkan ekonomi warga.

Desa ini memiliki daya tarik tersendiri dengan kondisi rumah-rumah yang tertata rapi, posisi geografis di dataran tinggi, serta budaya masyarakat yang ramah.

“Kami ingin mengedepankan keindahan desa sekaligus keramahan warganya sebagai daya tarik wisata,” ujar Suhaimi.

Untuk mendukung hal itu, Sangkuliman sudah menerima bantuan perahu wisata dari Dinas Pariwisata Provinsi. Perahu tersebut kini menjadi sarana utama wisata sungai yang dikelola desa bersama Pokdarwis.

Selain itu, pelatihan pengemasan produk oleh dinas provinsi juga menjadi langkah maju bagi UMKM desa. Produk-produk lokal kini mulai dikembangkan sebagai oleh-oleh khas Sangkuliman.

Namun, Suhaimi menilai wisata yang berkembang perlu diimbangi dengan fasilitas penunjang. Salah satunya adalah gedung pertemuan umum.

“Kalau desa mau jadi desa wisata, harus ada ruang pertemuan. Itu bisa dipakai untuk acara budaya, pertemuan wisatawan, atau kegiatan masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, keberadaan gedung serbaguna akan memperkuat identitas desa wisata. Selain itu, fasilitas ini juga akan menjadi wadah untuk menampilkan atraksi budaya lokal.

Meski demikian, keterbatasan anggaran membuat pembangunan gedung masih tertunda. Suhaimi berharap ada dukungan dari pemerintah kabupaten agar kebutuhan ini bisa segera terealisasi.

“Kami sudah berupaya maksimal dengan sumber daya yang ada. Tapi untuk fasilitas besar, kami butuh dukungan penuh dari pemerintah,” tegas Suhaimi.

Dengan adanya dukungan fasilitas penunjang, Desa Sangkuliman optimistis bisa berkembang menjadi destinasi wisata unggulan di Kutai Kartanegara.

“Harapannya, wisata maju, ekonomi warga meningkat, dan Sangkuliman menjadi desa terbaik,” pungkas Suhaimi. (zln)

Related Post

Tinggalkan komentar